PENGARUH PENGGUNAAN VALUE AT RISK NILAI TUKAR TERHADAP PERUBAHAN RASIO KECUKUPAN MODAL BANK

Studi pada 10 Bank Umum Nasional

  • Toto Sugihyanto STIE Muhammadiyah Bandung
  • Yayan Sofyan STIE Muhammadiyah Bandung
Keywords: rasio kecukupan modal, risiko pasar, risiko nilai tukar, standar model, internal model, nilai tukar mata uang

Abstract

Risiko kegiatan usaha perbankan semakin kompleks sejalan dengan pesatnya perkembangan lingkungan eksternal dan internal. Untuk itu Bank dituntut agar menerapkan manajemen risiko. Salah satu alat ukur kekuatan suatu perbankan dalam menghadapi seluruh risiko adalah bagaimana bank tersebut memiliki kecukupan pemenuhan modal minimum (CAR). Bank Indonesia mewajiban Bank Umum untuk memperhitungkan Risiko Pasar (Market Risk) didasarkan pada metode standar (Standarized method)  sebesar  8% dari posisi devisa netto (PDN) dan juga merekomendasikan untuk mengunakan metode internal (Value at Risk ). Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Value At Risk terhadap perubahan rasio kecukupan modal Bank dengan menggunakan salah satu pendekatan risk metric JP.Morgan, yaitu model GARCH.  Data yang digunakan adalah data primer pergerakan nilai mata uang di bursa efek selama 2 tahun dan data sekunder yang dikumpulkan selama 2 tahun terhadap 10 perbankan nasional. Studi ini menggunakan alat analisis uji beda dengan hasil studi menunjukkan bahwa : (1) terdapat perbedaan yang nyata antara capital charge internal model dengan capital charge standart model, (2) terdapat perbedaan yang nyata antara Capital Adeiquacy Ratio model standar dengan Capital Adequacy Ratio internal model,  sedangkan (3) pengaruh perubahan Capital Charge internal model (Xi) terhadap perubahan Capital Adequacy Ratio internal model (Yi ) adalah tidak dapat dikonfirmasikan.

References

Bank Indonesia. 2002. Pedoman Penerapan Manajemen Risiko di Perbankan Indonesia.
Bank Indonesia. 2003. Peraturan Bank Indonesia Nomor: 5/13/PBI/2003 Tentang Posisi Devisa Netto Bank Umum.
Bank Indonesia. 2003. Peraturan Bank Indonesia Nomor: 5/8/PBI/2003 Tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum.
Bank Indonesia. 2003. Peraturan Bank Indonesia Nomor: 5/12/PBI/2003 Tentang Pedoman Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum dengan Memperhitungkan Rrisiko Pasar.
Basel Commitee On Banking Supervision. 1995. An Internal Model – Based Approach to Market Risk Capital Requirements.
Basel Commitee On Banking Supervision. 1996. Overview of Amandement of the Capital Accord to Incorporate Market Risk.
Basel Commitee On Banking Supervision, 1998. International Convergency of Capital Measurement and Capital Standard.
Best, Philipe. 1998. Implementing Value at Risk. John Willey & Son.
Butler, Cormac.1999. Mastering Value at Risk.1st Edition. Prentice Hall, London.
Dowd, Kevin, 1998. Beyond Value at Risk. John Willey, West Sussex, UK.
Glyn Holton, 2003. Value at Risk: Theory and Practice. Academic Press, England.
Hawkin, 1999. Kajian Ekonomi dan Keuangan. Volume 7 No. 4.
Indonesian Bank Statistic, Desember 2007. Tentang Peringkat Bank Umum Nasional. Volume 6, No. 1.
Jorion, Philippe 2001. Value at Risk: The New Benchmark for Managing Financial.
Morgan, JP 1997. Risk Metric Technical Document. New York.
Suprianto. 2003. Kajian Ekonomi dan Keuangan, Volume 7, No. 4.
Wimboh, Santoso. 2002. Approach to Calculating Market Risk.Working Paper.
Published
2020-04-23
How to Cite
Sugihyanto, T., & Sofyan, Y. (2020). PENGARUH PENGGUNAAN VALUE AT RISK NILAI TUKAR TERHADAP PERUBAHAN RASIO KECUKUPAN MODAL BANK. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi), 4(1), 350-361. https://doi.org/10.31955/mea.vol4.iss1.pp350-361

Most read articles by the same author(s)