EFISIENSI ANGGARAN PEMERINTAH TAHUN 2025 DAN DINAMIKA TINGKAT HUNIAN HOTEL
Abstract
Industri perhotelan merupakan sektor strategis yang memiliki keterkaitan erat dengan kebijakan fiskal pemerintah, khususnya melalui aktivitas perjalanan dinas, rapat, dan kegiatan MICE. Pada tahun 2025, pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada pengurangan belanja perjalanan dinas dan kegiatan operasional pemerintah, sehingga berimplikasi langsung terhadap permintaan jasa perhotelan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah tahun 2025 terhadap tingkat hunian hotel, mengkaji persepsi pelaku industri perhotelan terhadap kebijakan tersebut, serta mengidentifikasi strategi adaptasi yang dilakukan hotel dalam menghadapi penurunan permintaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi deskriptif. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling, meliputi manajer hotel, pemilik hotel, manajer pemasaran, manajer keuangan, serta perwakilan asosiasi perhotelan yang memiliki pengalaman langsung dalam pengelolaan hotel selama periode kebijakan efisiensi anggaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran pemerintah dipersepsikan sebagai kebijakan yang penting secara makro, namun memberikan dampak signifikan terhadap penurunan tingkat hunian hotel, terutama pada segmen pasar pemerintah. Penurunan okupansi berdampak pada kinerja keuangan dan operasional hotel serta menimbulkan efek lanjutan terhadap sektor pendukung. Untuk merespons kondisi tersebut, pelaku industri perhotelan menerapkan strategi adaptasi berupa diversifikasi pasar, efisiensi operasional, inovasi produk dan layanan, serta pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi kebijakan antara pemerintah dan pelaku industri guna menjaga keberlanjutan industri perhotelan di tengah kebijakan efisiensi fiskal.
References
Desain, K. P. (2022). MANAJEMEN.
Hall, C. M. (2019). Constructing sustainable tourism development: The 2030 agenda and the managerial ecology of sustainable tourism. Journal of Sustainable Tourism, 27(7), 1044–1060. https://doi.org/10.1080/09669582.2018.1560456
Islahuddin, & Arfin Muh Salim, M. (2022). Staycation: Inovasi Produk untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Perhotelan di Era Adaptasi Kebiasaan Baru-Perspektif Manajemen Pendidikan. Jambura Journal of Educational Management, 3, 127–151. https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjem/index
Ivanov, D. (2019). The impact of digital technology and Industry 4.0 on the ripple effect and supply chain risk analytics. International Journal of Production Research, 57(3), 829–846. https://doi.org/10.1080/00207543.2018.1488086
Ivanov, S. H., Webster, C., Stoilova, E., & Slobodskoy, D. (2022). Biosecurity, crisis management, automation technologies and economic performance of travel, tourism and hospitality companies – A conceptual framework. Tourism Economics, 28(1), 3–26. https://doi.org/10.1177/1354816620946541
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook.
OECD. (2020). The Digital Transformation of Public Services: Key Factors for Success. OECD Publishing.
Oklevik, O., Gössling, S., Hall, C. M., Steen Jacobsen, J. K., Grøtte, I. P., & McCabe, S. (2019). Overtourism, optimisation, and destination performance indicators: a case study of activities in Fjord Norway. Journal of Sustainable Tourism, 27(12), 1804–1824. https://doi.org/10.1080/09669582.2018.1533020
Panjaitan, Y. G., & Agung Gunnanto, E. Y. (2021). Analisis Efisiensi Sektor Pariwisata Di Jawa Tengah. Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, 4(2), 510–517. https://doi.org/10.33005/jdep.v4i2.309
Patton, M. Q. (2014). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice.
Prasojo, J. D. L. P. (2016). Pengaruh Kemampuan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada Hotel Swiss-Belinn Malang. Skripsi.
Song, W., Yu, H., & Xu, H. (2020). Effects of green human resource management and managerial environmental concern on green innovation. European Journal of Innovation Management, 24(3), 951–967. https://doi.org/10.1108/EJIM-11-2019-0315
Utami, B. A., & Kafabih, A. (2021). Sektor Pariwisata Indonesia Di Tengah Pandemi Covid 19. Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, 4(1), 383–389. https://doi.org/10.33005/jdep.v4i1.198
Yakup, A. P. (2019). Pengaruh Sektor Pariwisata TerhadapPertumbuhan Ekonomi Di Indonesia. Universitas Airlangga. https://drive.google.com/file/d/1O-tF5Tpbqelql-xx_R6cWjlY_FczIex8/view?usp=drivesdk
Zaini, P. M., Zaini, P. M., Saputra, N., Penerbit, Y., Zaini, M., Lawang, K. A., & Susilo, A. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif (Issue May).
Zulkarnaen, W., Fitriani, I., & Yuningsih, N. (2020). Pengembangan Supply Chain Management Dalam Pengelolaan Distribusi Logistik Pemilu Yang Lebih Tepat Jenis, Tepat Jumlah Dan Tepat Waktu Berbasis Human Resources Competency Development Di KPU Jawa Barat. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi), 4(2), 222-243. https://doi.org/10.31955/mea.vol4.iss2.pp222-243.
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

