URGENSI PENDIDIKAN BENCANA UNTUK PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN LEARNING COMMUNITY DI SEKOLAH

(Studi Kasus: Paud An-Nur Karang Pawitan Karawang)

  • Rahman Tanjung STIT Rakeyan Santang Karawang

Abstract

Kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang bencana menyebabkan orang cenderung memiliki kemampuan kesiapsiagaan yang rendah dalam menghadapi bencana. Kemampuan dalam menghadapi kesiapsiagaan bencana harus diajarkan dan dilatih sejak dini melalui pendidikan bencana. Pendidikan bencana bisa dilakukan mulai dari usia dini. Peran pendidikan non formal sangat penting dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Komunitas pendidikan non formal yang terdiri dari kepala sekolah, guru, siswa, dan orang lain di sekolah harus memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang risiko bencana di sekolah dan lingkungan sekitarnya. Kesiapan pendidikan non formal dalam bentuk pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik, diyakini dapat mengurangi risiko bencana. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan peran komunitas belajar di pendidikan non formal dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Survei lapangan dan wawancara mendalam digunakan sebagai metode pengumpulan data yang akan diproses dalam bentuk deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan non formal memiliki peran penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Pendidikan bencana holistik secara komprehensif tentang kesiapsiagaan bencana masih hilang. Oleh karena itu, hasil akhir dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pendidikan bencana di daerah

Published
2019-12-16
How to Cite
Tanjung, R. (2019). URGENSI PENDIDIKAN BENCANA UNTUK PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN LEARNING COMMUNITY DI SEKOLAH. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi), 3(2), In Press. https://doi.org/10.31955/mea.vol3.iss2.ppIn Press