PENGARUH INDEPENDENSI DAN PROFESIONALISME TERHADAP KINERJA AUDITOR DALAM PENDETEKSIAN FRAUD : PELATIHAN AUDITOR FORENSIK SEBAGAI MODERASI

  • Vinny Nurinda Universitas Tanjungpura, Kota Pontianak, Kalimantan Barat
  • Muhsin Muhsin Universitas Tanjungpura, Kota Pontianak, Kalimantan Barat

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh independensi dan profesionalisme terhadap kinerja auditor Kejaksaan RI dalam pendeteksian fraud serta menguji peran pelatihan auditor forensik sebagai variabel moderasi. Latar belakang penelitian berangkat dari dominannya kasus korupsi sebagai bentuk fraud di Indonesia dan pentingnya peran auditor internal pemerintah dalam audit investigatif dan audit penghitungan kerugian keuangan negara, di tengah temuan empiris sebelumnya yang belum konsisten terkait pengaruh independensi, profesionalisme, dan pelatihan auditor terhadap kemampuan pendeteksian fraud. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap auditor internal pada satuan kerja Kejaksaan RI di seluruh Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor dalam pendeteksian fraud, sedangkan independensi tidak berpengaruh signifikan. Pelatihan auditor forensik tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja auditor serta tidak memoderasi pengaruh independensi maupun profesionalisme terhadap kinerja auditor dalam pendeteksian fraud. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan profesionalisme auditor merupakan faktor kunci dalam memperbaiki kinerja pendeteksian fraud, sementara pelatihan auditor forensik yang ada saat ini belum cukup efektif untuk memperkuat hubungan antara karakteristik individu auditor dan kinerjanya. Secara teoretis, penelitian ini menambahkan bukti empiris mengenai peran profesionalisme dan terbatasnya pengaruh pelatihan auditor forensik sebagai variabel moderasi dalam konteks auditor sektor publik penegak hukum. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Kejaksaan RI dalam mengevaluasi dan mengarahkan kembali pelaksanaan pelatihan auditor forensik agar lebih selaras dengan upaya peningkatan kinerja pendeteksian fraud.

References

Adrian, A. (2024). Competence, professionalism, audit experience and auditor’s ability in detecting fraud. Jurnal Akuntansi dan Auditing, 18(2), 45–60.
Alavi, H., & Gill, A. (2021). Auditors’ professional skepticism and fraud detection. International Journal of Research in Business and Social Science, 10(4), 1–12.
Albrecht, W. S., Albrecht, C. C., Albrecht, C. O., & Zimbelman, M. F. (2011). Fraud Examination. Cengage Learning.
Arens, A. A., Elder, R. J., & Beasley, M. S. (2015). Auditing and Assurance Services: An Integrated Approach. Pearson.
Association of Certifed Fraud Examiners Indonesia. (2019). Survei Fraud Indonesia 2019. Indonesia Chapter #111, 53(9), 1-76. https://acfe-indonesia.or.id/survei-fraud-indonesia/
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Kamus. Dalam KBBI Daring. Diakses pada 1 Februari 2026, dari https://kbbi.web.id
Budiantoro, H., Nurrahmah, M., & Lapae. K. (2022). Pengaruh Beban Kerja, Skeptisme Profesional, dan Pengalama Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan dengan Pelatihan Audit Kecurangan sebagai Variabel Moderasi. Journal of Business and Economics Research (JBE), 3(3), 342-349.
Chrstina., Dewi, I. S., & Khoirunnisa, V. (2025). Investigasi Karakteristik Personal Auditor Dalam Pendeteksian Kecurangan dengan Moderasi Tekanan Waktu. Jurnal Akuntansi Berkelanjutan Indonesia, 8(2).
Cohen, J. (1988). Statistical Power Analysis for the Behavioral Sciences (2nd ed.).
Cressey, D. R. (1953). Other People’s Money: A Study in the Social Psychology of Embezzlement. New York: Free Press.
Crowe, H. (2011). The Fraud Pentagon Theory. New York: Crowe Horwath International.
Fitriani, F., & Hendrawan, B. (2024). Independence and competence on audit fraud detection. Ecojoin: Economic Journal, 10(1), 15–27.
Gagne, R.M. (1965). The Conditions of Learning and Theory of Instruction. New York: Holt, Rinehart and Winston.
Garson, G. D. (2016). Partial Least Squares: Regression and Structural Equation Models. Asheboro, NC: Statistical Associates Publishing.
Ghozali, I. (2021). Partial Least Squares Konsep, Teknik dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS 3.2.9 Untuk Penelitian Empiris (3 ed.). Universitas Diponegoro Semarang.
Gunawan, A. (2022). The effect of auditor competence, professional skepticism, red flags, and internal control effectiveness on fraud detection. Journal of Applied Financial Accounting, 4(3), 101–115.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2017). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2019). Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) Using R: A Workbook. Cham: Springer.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., Sarstedt, M., Danks, N. P., & Ray, S. (2022). Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) Using R: A Workbook. Cham: Springer Nature.
Heider, F. (1958). The Psychology of Interpersonal Realtions. New York: John Wiley & Sons.
Herzberg, F. (1959). The Motivation to Work. New York: John Wiley & Sons.
Hillsdale, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.
Husnah, H. (2024). The effect of professional skepticism on fraud detection with auditor training as a moderating variable. Advances in Management and Accounting Research, 3(2), 55–67.
Kayadoe, P. A., & Loupatty, L. G. (2025). Pengaruh Pengalaman Spesifik Dan Skeptisme Profesional Terhadap Kemampuan Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan Dengan Pelatihan Audit Kecurangan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Pada Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan Provinsi Maluku). Intelektiva Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 7(3).
Kelley, H. H. (1972). Attribution in social interaction. In E. E. Jones et al. (Eds.), Attribution: Perceiving the causes of behavior (pp. 1–26). Morristown, NJ: General Learning Press.
Larasati, D., Andreas., & Rofika. (2020). Teknik Audit Investigatif, Pengalaman, Dan Profesionalisme Auditor Pada Pengungkapan Kecurangan : Kecerdasan Spritual Sebagai Pemoderasi. Jurnal Kajian Akuntansi dan Bisnis Terkini, 1(1), 149-168.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Maslow, A. H. (1954). Motivation and personality. New York: Harper & Row.
Maulida, K., & Novianti, N. (2023. Audit Experience, Independence, and Professional Skepticism Against Fraud Detection: Time Pressure as a Moderating Factor. Asia Pacific Fraud Journal, 8(2).
Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia. (2026). Peraturan Jaksa Agung Muda Pengawasan Nomor 01/H/Hjw/01/2026 tanggal 15 Januari 2026 Tentang Petunjuk Teknis Audit Keuangan dan Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara Di Lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Jakarta: Kejaksaan Republik Indonesia.
Peraturan Menteri: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 48 Tahun 2022 Tentang Jabatan Fungsional Auditor. Jakarta: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.
Peraturan Menteri: Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia. (2009). Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP-46/MEN/II/2009 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Audit Forensik. Jakarta: Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia.
Peraturan Pemerintah: Republik Indonesia (2017). Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan RI Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Standar Pemeriksaan Keuangan Negara. Jakarta: Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan RI.
Peraturan Pemerintah: Republik Indonesia. (2021). Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia Peraturan Nomor Per-01/AAIPI/DPN/2021 Tentang Standar Audit Intern Pemerintah Indonesia. Jakarta: Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia.
Peraturan Pemerintah: Republik Indonesia. (2025). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2025 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025-2029. Jakarta: Sekretariat Negara.
Peuranda, J. H., Hasan, A., & Silfi, A. (2019). Pengaruh Independensi, Kompetensi, dan Skeptisme Profesional terhadap Kemampuan Auditor dalam Mendeteksi Kecurangan dengan Pelatihan Audit Kecurangan Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Ekonomi 27(1), 1-13.
Pramesti, S., D., & Sari, R., P. (2025). Analisis Efektivitas Pendeteksian Kecurangan Melalui Penerapan Akuntansi Forensik, Kompetensi, Dan Pengalaman Auditor: Skeptisisme Profesional Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Palopo, 11(2).
Pratama, P., & Pasaribu, S. E. (2020). Peran Mediasi Kepuasan Kerja pada Pengaruh Iklim Organisasi dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan. Manegggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 3(2), 259– 272.
Priantara, D. (2013). Fraud Auditing & Investigation. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Putri, S. S. Y., Taufik, T., & Aunurrafiq. (2024). Pengaruh Kompetensi, Independensi Dan Integritas Terhadap Pendeteksian Kecurangan Dengan Pelatihan Auditor Sebagai Pemoderasi. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 21(2), 338-346.
Ramadhani, F., Tjan. J. S., & Syam, H. (2025). Pengaruh Profesionalisme dan Pengalaman Kerja Terhadap Kemampuan Auditor Dalam Mendeteksi Fraud Dengan Pelatihan Audit Sebagai Variabel Moderasi Pada Inspektorat Kabupaten Mamuju. Center of Economic Student Journal, 8(3).
Rifani, R. (2022). Disclosure of fraud through forensic accounting, audit investigation and whistleblowing system. Economic Journal, 9(2), 77–92.
Sarstedt, M., Ringle, C. M., & Hair, J. F. (2022). Partial Least Squares Structural Equation Modeling. Cham: Springer.
Sarwono, J., & Narimawati, U. (2015). Membuat Skripsi, Tesis dan Disertasi dengan Partial Least Square SEM (PLS-SEM). Yogyakarta: ANDI.
Sasongko, N., & Wijayantika, S. (2015). Fraud Pentagon Theory. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 4(1).
Shmueli, G., Sarstedt, M., Hair, J. F., Cheah, J.-H., Ting, H., Vaithilingam, S., & Ringle, C. M. (2019). Predictive model assessment in PLS-SEM: Guidelines for using PLSpredict. European Journal of Marketing, 53(11), 2322–2347.
Skinner, B.F. (1938). The Behavior of Organisms: An Experimental Analysis. New York: Appleton-Century.
Sugiyono. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif. Cetakan ke-4. Bandung: Alfabeta.
Thomas, T. (2023). Analysis of factors influencing the occupation of fraud: The role of forensic accounting. Ecojoin: Economic Journal, 13(1), 34–49.
Tuanakotta, T. (2010). Akuntansi Forensik dan Audit Investigatif. Jakarta: Salemba Empat.
Tunggal, A. (2011). Fraud: Pencegahan dan Pendeteksian. Jakarta: Harvarindo.
Tunggal, A. (2013). Fraud Auditing. Jakarta: Harvarindo.
Undang-Undang: Indonesia (2001). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Jakarta: Sekretariat Negara.
Undang-Undang: Indonesia. (2002). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 Perubahan Keempat. Jakarta: Sekretariat Negara.
Vroom, V. (1964). Expectancy Theory. New York: John Wiley & Sons.
Wahyuddin., Amiruddin., & Indrijawati, A. (2024). Determinants Of The Ability Of The Internal Compliance Unit To Detect Fraud With Professional Skepticism As A Moderator. Jurnal Ekonomi, 13(03).
Weiner, B. (1986). An Attributional Theory of Motivation and Emotion. New York: Springer-Verlag.
Wicaksono, R. (2022). Competence, professionalism, audit experience and auditor’s fraud detection ability. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 26(1), 23–38.
Widiyastuti, M., Pamudji, S. (2009). Pengaruh Kompetensi, Independensi, Dan Profesionalisme Terhadap Kemampuan Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan (Fraud). Jurnal Universitas Muhammadiyah Semarang, 5(2).
Wolfe, D. T., & Hermanson, D. R. (2004). The Fraud Diamond: Considering the Four Elements of Fraud. The CPA Journal, 74(12).
Zulkarnaen, W., Fitriani, I., & Yuningsih, N. (2020). Pengembangan Supply Chain Management Dalam Pengelolaan Distribusi Logistik Pemilu Yang Lebih Tepat Jenis, Tepat Jumlah Dan Tepat Waktu Berbasis Human Resources Competency Development Di KPU Jawa Barat. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi), 4(2), 222-243. https://doi.org/10.31955/mea.vol4.iss2.pp222-243.
Published
2026-05-23
How to Cite
Nurinda, V., & Muhsin, M. (2026). PENGARUH INDEPENDENSI DAN PROFESIONALISME TERHADAP KINERJA AUDITOR DALAM PENDETEKSIAN FRAUD : PELATIHAN AUDITOR FORENSIK SEBAGAI MODERASI. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 10(2), 110-122. https://doi.org/10.31955/mea.v10i2.7481
Section
Articles