PENGARUH INVESTASI MESIN DAN LEAN MANUFACTURING TERHADAP EFISIENSI PRODUKSI DI PERUSAHAAN MANUFAKTUR KAYU DENGAN SUMBER DAYA TERBATAS
STUDI CV. KALINGGA KELING JATI JEPARA
Abstract
Riset ini bertujuan memahami bagaimana investasi mesin dan penerapan lean manufacturing memengaruhi efisiensi produksi di CV Kalingga Keling Jati Jepara, sebuah perusahaan furnitur ekspor yang mengalami penurunan output, meningkatnya lead time, dan pemborosan setelah pandemi. Mempergunakan pendekatan kuantitatif melalui PLS-SEM, data diperoleh dari 30 responden divisi packing,karton box dan produksi. Hasil analisis memperlihatkan investasi mesin memberi pengaruh positif tetapi belum signifikan kepada efisiensi, tercermin dari koefisien 0,172, t-statistic 1,175, dan p-value 0,240. Temuan ini menandakan pengadaan mesin baru belum cukup meningkatkan kinerja produksi. Sebaliknya, lean manufacturing terbukti memberikan dampak yang kuat bersignifikan, dengan koefisien 0,804, t-statistic 4,817, p-value 0,000, serta effect size 2,560, alhasil menjadi faktor yang paling menentukan dalam peningkatan efisiensi. Secara keseluruhan, kedua variable mampu menjelaskan 79,7% variasi efisiensi produksi (R² = 0,797) dengan angka Q² = 0,409 memperlihatkan prediktivitas model yang baik. Penelitian menyimpulkan bahwa lean manufacturing berperan lebih besar dibanding investasi mesin, dan perusahaan disarankan memprioritaskan praktik lean serta optimalisasi penggunaan mesin. Penelitian berikutnya dapat menambahkan variable tata Letak Pabrik, Kompetensi Karyawan, Dan Kualitas Bahan Baku.
References
Apriani, A. Y., Purba, H. H., Rimawan, E., & Juniawan, S. (2024). Peningkatan kapasitas produksi dengan metode lean manufacturing pada industri furnitur. INTECH Journal, 4(1), 26–36.
Barney, J. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of Management, 17(1), 99–120.
Bell, S. C., & Orzen, M. A. (2011). Lean IT: Enabling and sustaining your Lean transformation. Productivity Press.
Bhamu, J., & Singh, K. (2014). Lean manufacturing: Literature review and research issues. International Journal of Operations & Production Management, 34(7), 876–940.
Bhasin, S. (2012). Prominent obstacles to lean. International Journal of Productivity and Performance Management, 61(4), 403–425.
Bhasin, S., & Burcher, P. (2006). Lean viewed as a philosophy. Journal of Manufacturing Technology Management, 17(1), 56–72.
Bicheno, J., & Holweg, M. (2009). The lean toolbox (4th ed.). PICSIE Books.
Boardman, A. E., Greenberg, D. H., Vining, A. R., & Weimer, D. L. (2018). Cost-benefit analysis: Concepts and practice (5th ed.). Cambridge University Press.
BPS. (2020). Statistik perdagangan luar negeri Indonesia. Badan Pusat Statistik.
Delbridge, R. (2005). Workers under lean manufacturing. Work, Employment and Society, 19(1), 67–81.
Díaz-Reza, J. R., García-Alcaraz, J. L., Muro, J. C. S. D., & Blanco-Fernández, J. (2019). Impact of technology investment on manufacturing performance. Journal of Manufacturing Systems, 52, 1–12.
Drucker, P. F. (1999). Management challenges for the 21st century. HarperBusiness.
Emiliani, M. L. (2006). Origins of lean management in America. Journal of Management History, 12(2), 167–184.
Evi Febianti, Y., Muharni, Y., Ramdhani, D., & Anggraeni, S. K. (2022). Boosting productivity through lean manufacturing efficiency. Jurnal Industri Sistem dan Sistem Informasi, 7(2), 89–101.
Ferdiansa, M., Rizqi, A. W., & Jufriyanto, M. (2024). Implementasi Lean Six Sigma dalam meningkatkan efisiensi proses produksi. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 8(1), 55–64.
Ford, H. (1926). Today and tomorrow. Doubleday.
Fullerton, R. R., & Wempe, W. F. (2009). Lean manufacturing, non-financial and financial performance. International Journal of Operations & Production Management, 29(3), 214–240.
Garza-Reyes, J. A. (2015). Lean and green – A systematic review. Journal of Cleaner Production, 102, 18–29.
George, M. L. (2002). Lean Six Sigma: Combining Six Sigma quality with Lean speed. McGraw-Hill.
Gunasekaran, A., Patel, C., & McGaughey, R. E. (2004). A framework for supply chain performance measurement. International Journal of Production Economics, 87(3), 333–347.
Ohno, T. (1988). Toyota production system. Productivity Press.
Rahardjo, B., Wang, F.-K., Yeh, R.-H., & Chen, Y.-P. (2023). Lean manufacturing in Industry 4.0. Machines, 11(1), 72.
Rother, M., & Shook, J. (2003). Learning to see. Lean Enterprise Institute.
Setianingtyas, A. G. (2022). Desain peningkatan efisiensi dengan lean manufacturing. Industrial Engineering Online Journal, 11(4), 123–134.
Shah, R., & Ward, P. T. (2007). Defining and developing measures of lean production. Journal of Operations Management, 25(4), 785–805.
Zulkarnaen, W., Fitriani, I., & Yuningsih, N. (2020). Pengembangan Supply Chain Management Dalam Pengelolaan Distribusi Logistik Pemilu Yang Lebih Tepat Jenis, Tepat Jumlah Dan Tepat Waktu Berbasis Human Resources Competency Development Di KPU Jawa Barat. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi), 4(2), 222-243. https://doi.org/10.31955/mea.vol4.iss2.pp222-243.
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

