ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI BERDASARKAN PSAK 69 : AGRIKULTUR

STUDI KASUS KELOMPOK TANI DESA LEUNTOLU KABUPATEN BELU

  • Adiutrix Maria Irayanti Seran Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Alfonsus Rodriques Suninono Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Kristina Wada Betu Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian perlakuan akuntansi produk agrikultur pada Kelompok Tani Desa Leuntolu dengan ketentuan PSAK 69: Agrikultur. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara mendalam kepada ketua, bendahara, dan anggota kelompok tani. Analisis dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek pengakuan, kelompok tani telah memenuhi kriteria dasar PSAK 69, yaitu pengendalian aset biologis, adanya peristiwa masa lalu berupa aktivitas budidaya, serta manfaat ekonomi masa depan dari hasil panen. Namun, pencatatan masih dilakukan secara sederhana dan terbatas pada transaksi penjualan. Pada aspek pengukuran, kelompok tani telah menentukan nilai wajar berdasarkan harga pasar aktif saat panen, tetapi belum mengurangkan biaya untuk menjual sebagaimana dipersyaratkan PSAK 69 paragraf 13, dan belum mendokumentasikan pengukuran nilai wajar dalam pembukuan berbasis akrual. Pada aspek pengungkapan, kelompok tani hanya menyajikan informasi kuantitatif sederhana berupa jumlah karung gabah dan nilai penjualan, tanpa memisahkan keuntungan atau kerugian gabungan, serta belum mengungkapkan metode, asumsi, dan keterbatasan penentuan nilai wajar. Secara keseluruhan, perlakuan akuntansi kelompok tani menunjukkan kesesuaian parsial dengan PSAK 69. Penelitian ini merekomendasikan penerapan sistem pencatatan keuangan yang lebih terstruktur berbasis akrual sederhana untuk meningkatkan akurasi pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan produk agrikultur sesuai standar yang berlaku.

References

Albar, A. Y., & Rakhmawati, I. (2024). Implementasi Akuntansi Agrikultur, Biologis Pada Sektor Pertanian Di Kabupaten Kudus Berbasis Maqashid Syariah. Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JASIKA), 4(2), 104–112. https://doi.org/10.31294/jasika.v4i2.5220
Anggraini, D. I. (2022). Penerapan PSAK 69 terhadap perlakuan akuntansi dan deplesi aset biologis. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 4(7), 2916–2923. https://doi.org/10.32670/fairvalue.v4i7.988
Falikhatun, F., & Kurniawati, D. (2020). Implementasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 69 Agrikultur pada Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Surakarta. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis, 19(2), 167. https://doi.org/10.20961/jab.v19i2.449
Fitriyani, F., Leniwati, D., Juanda, A., & Mawardi, F. D. (2025). Analisis Aset Biologis Untuk Keberlanjutan Usaha Pertanian Bawang Merah Berdasarkan PSAK 69. Jurnal Akuntansi Bisnis Dan Ekonomi, 11(1), 1–10. https://doi.org/10.33197/jabe.vol11.iss1.2025.2308
Iin Melpina Siregar, & Aries Budi Widodo. (2024). Penerapan PSAK 69 Revisi 2020 Aset Biologis pada PT Perkebunan Nusantara III (Persero). Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 5(1), 1273–1283. https://doi.org/10.47687/snppvp.v5i1.1199
Ikatan Akuntan Indonesia. (2015). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 69: Agrikultur. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan – Ikatan Akuntan Indonesia.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2015). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 68: Pengukuran Nilai Wajar. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Ikatan Akuntan Indonesia.
Kuncara, T. (2021). Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Biologis Pada Pt Dharma Satya Nusantara Tbk Berdasarkan Psak 69 Agrikultur. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI), 2(2), 101–111. https://doi.org/10.55122/jabisi.v2i2.260
Nurvinka Renata, Aminah, H. (2024). Determinants of Accounting Standard Statement (PSAK) 69 in Indonesia (biological assets in plantation and corps sub-industry companies listed on idx in 2020-2022). 2(February), 4–6.
Setyowati, A., Kartika, S. E., & Widayat, G. M. (2024). Implementation of Psak 69 on Sheep Biological Asset Agricultural Products (Case Study At Kundori Farm, Bugen, Semarang). Fokus Ekonomi : Jurnal Ilmiah Ekonomi, 19(2), 269–277. https://doi.org/10.34152/fe.19.2.269-277
Siregar, N. F., Fahrozi, & Nasirwan. (2024). Akuntansi Aset Biologis Pada Pertanian Padi Dan Tantangan Di Desa Sei Rotan. Jurnal Keuangan Dan Manajemen Akuntansi, 06(3), 223–230. https://journalpedia.com/1/index.php/jkma
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Utami, E. R., & Prabaswara, A. (2020). The Role of Biological Asset Disclosure and Biological Asset Intensity in Influencing Firm Performance. Journal of Accounting and Investment, 21(3). https://doi.org/10.18196/jai.2103163
van Biljon, M., & Scott, D. (2019). The importance of biological asset disclosures to the relevant user groups. Agrekon, 58(2), 244–252. https://doi.org/10.1080/03031853.2019.1570285
Yuaninda, N. P., Leniwati, D., Juanda, A., Jati, A. W., Setyawan, S., & Affan, M. W. (2024). Analysis Accounting Treatment of Biological Assets Aquaculture Based on PSAK 69 (Case Study of Semar Fish). Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA), 7(1), 35–47.
Zulaecha, H. E., Rachmania, D., & Amami, A. S. (2021). Pengungkapan Aset Biologis Pada Perusahaan Algikultur Di Indonesia Serta Faktor Yang Mempengaruhinya. COMPETITIVE Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 5(1), 122. https://doi.org/10.31000/competitive.v5i1.4062
Zulkarnaen, W., Fitriani, I., & Yuningsih, N. (2020). Pengembangan Supply Chain Management Dalam Pengelolaan Distribusi Logistik Pemilu Yang Lebih Tepat Jenis, Tepat Jumlah Dan Tepat Waktu Berbasis Human Resources Competency Development Di KPU Jawa Barat. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi), 4(2), 222-243. https://doi.org/10.31955/mea.vol4.iss2.pp222-243.
Published
2026-02-19
How to Cite
Seran, A., Suninono, A. R., & Betu, K. W. (2026). ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI BERDASARKAN PSAK 69 : AGRIKULTUR. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 10(1), 768-776. https://doi.org/10.31955/mea.v10i1.6893