INOVASI PRODUK EMPING MLINJO UNTUK KEBERLANGSUNGAN BISNIS PADA UMKM “KONCONE NGEMIL” DI NGORESAN SURAKARTA

  • Labbaika Dwi Ayu Rahmawati Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret
  • Putri Nugrahaningsih Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret
  • Denty Arista Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret
  • Zaim Arif Eko Saputra Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret

Abstract

Kegiatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu bidang usaha yang dapat berkembang dan konsisten dalam perekonomian nasional. UMKM menjadi wadah yang baik bagi penciptaan lapangan pekerjaan yang direncanakan baik oleh pemerintah, swasta dan pelakunya usaha perorangan. Adapun tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengembangkan inovasi terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada di Jalan Antariksa 2 Ngoresan, Jebres, Kota Surakarta. Produk utama dari UMKM ini adalah emping matang yang memiliki 4 varian rasa yaitu: rasa pedas manis, manis, asin dan tawar original. Namun, proses produksi masih menggunakan alat-alat tradisional. Proses pembuatan emping mlinjo yang menggunakan batu sangat memakan waktu. Sehingga tidak efektif dari segi waktu. Untuk itu tim pengabdian memberikan solusi dengan membuat alat yang lebih efektif daripada menggunakan alat yang tradisional. Adapun inovasi yang akan dikembangkan adalah pembaruan kemasan yang dimana kemasan yang lama sangat beresiko merusak emping mlinjo yang sudah matang. kegiatan inovasi ini akan terus dikembangkan dengan cara pelatihan pra hingga pasca pengabdian. Kegiatan pra pengabdian adalah dengan memberikan ceramah yang menitik beratkan pada penjelasan dari narasumber kegiatan tersebut dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Peserta berkesempatan menanyakan terkait inovasi alat ataupun pengalaman terkait proses produksi. Setelah itu, kegiatan pendampingan yang dimana peserta diberikan kesempatan untuk mencoba alat dari tim pengabdian. Peserta juga diperkenankan untuk memberi masukan kepada tim pengabdian yang akan ditujukan langsung terhadap tim perancang guna mendapatkan hasil yang optimal. Kegiatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) jika di kembangkan dapat memberikan lapangan pekerjaan baru sekaligus menunjang perekonomian masyarakat sekitar.

References

Alvin. (2010). Teori Pembangunan dan Konsep Pertumbuhan Ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Anantaputri, S., Nugraha, A., & Sayekti, W. D. (2021). Kinerja Produksi dan Keberlanjutan Agroindustri Emping Melinjo di Kecamatan Taktakan Kota Serang. JIIA (Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis), 9(3), 402-409.
Halim, A. (2020). Pengaruh Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Mamuju. GROWTH Jurnal Ilmiah Ekonomi Pembangunan, 1(2), 157-172.
Jauhari, J. (2010). Upaya Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan Memanfaatkan E-Commerce. JSI: Jurnal Sistem Informasi (E-Journal), 2(1).
Jaya, I., & Ningsih, S. (2018). Hubungan Motivasi Kerja dengan Kinerja Karyawan pada PT Kao Indonesia. JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi), 2(1), 20-29.
Laura, H. W. (2020). Strategi Bertahan UMKM di Tengah Pandemi Covid-19. Jurnal Akuntansi dan Ekonomika, 10(1), 89-98.
Parmono, A., & Zahriyah, A. (2021). Pelaporan Keuangan Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Jember. JIAI (Jurnal Ilmiah Akuntansi Indonesia), 6(2), 209-241.
Rahmayuni, S. (2017). Peranan Laporan Keuangan dalam Menunjang Peningkatan Pendapatan Pada UKM. JSHP: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 1(1), 93-99.
Republik Indonesia. 2008. Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Jakarta: Sekretariat Negara
Sabirin, S. (2001). Pemanfaatan Kredit Mikro untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Rakyat di dalam Era Otonomi Daerah. Orasi Ilmiah Lustrum IX Universitas Andalas, Padang, 13.
Sarfiah, S. N., Atmaja, H. E., & Verawati, D. M. (2019). UMKM sebagai Pilar Membangun Ekonomi Bangsa. Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan), 4(2), 137-146.
Setyobudi, A. (2007). The Role of Bank Indonesia in the Development of Micro, Small and Medium Enterprises (Peran Serta Bank Indonesia dalam Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah-UMKM). Buletin Hukum Perbankan dan Kebanksentralan, 5(2), 29-35.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV.
Suyanto, M. (2005). Aplikasi IT untuk UKM Menghadapi Persaingan Global. Yogyakarta: Kedaulatan Rakyat.
Tambunan, T. T. (2012). Peran Usaha Mikro dan Kecil dalam Pengentasan Kemiskinan di Daerah. Jurnal Bina Praja: Journal of Home Affairs Governance, 4(2), 73-92.
Widiantie, R., & Setiawati, I. (2021, October). Pemanfaatan Melinjo dan Kulit Melinjo Menjadi Produk Inovatif dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Sumbakeling. In Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (Vol. 1, No. 1, pp. 58-62).
Yudhoyono. (2009).Teori Ekonomi Lanjutan. Jakarta. Salemba Empat.
Published
2022-12-08
How to Cite
Rahmawati, L. D. A., Nugrahaningsih, P., Arista, D., & Saputra, Z. A. E. (2022). INOVASI PRODUK EMPING MLINJO UNTUK KEBERLANGSUNGAN BISNIS PADA UMKM “KONCONE NGEMIL” DI NGORESAN SURAKARTA. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi), 6(3), 1732-1747. https://doi.org/10.31955/mea.v6i3.2627