PEMANFAATAN DANA DESA DAN KAITANNYA DENGAN PENGENTASAN KEMISKINAN DI KABUPATEN PESISIR SELATAN

  • Yenni Gusti Andalas University, Padang
  • Asdi Agustar Andalas University, Padang
  • Osmet Osmet Andalas University, Padang

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  pemanfaatan dan efektifitas dana desa dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Selatan antara tahun 2015 sampai dengan tahun 2018, dengan dugaan ada pengaruh dana desa terhadap penurunan angka kemiskinan di desa/nagari di Kabupaten Pesisir Selatan.

Penelitian ini menggunakan metode survey dengan populasi target seluruh nagari yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan. Data yang digunakan terdiri dari 2 jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Unit analisis penelitian adalah nagari yang dilaksanakan secara statistik random sampling. Model ekonomi masyarakat dijadikan strata yaitu  nagari yang sumber ekonomi penduduknya mayoritas tanaman pangan, dari pesisir/kelautan dan dari hasil perkebunan/kehutanan. Jumlah sampel penelitian sebanyak 30 nagari dari 182 jumlah nagari yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan Regresi Linear sederhana antara jumlah dana yang diterima dengan penurunan KK miskin.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan dana desa di Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2015 – 2018 digunakan untuk penyelenggaraan pemerintahan 43,13%, program pembangunan desa sebesar 51,90%, program pembinaan desa sebesar 4,13% dan program pemberdayaan masyarakat sebesar 0,85%. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 yaitu 70% dari jumlah dana desa dialokasikan untuk pembangunan desa dan 30% digunakan untuk penyelenggaraan pemerintahan. Dari hasil penelitian anggaran untuk penyelenggaraan pemerintahan lebih dari 30% yaitu 43,13%, akibatnya mempengaruhi program dan kegiatan yang terdapat pada pembangunan desa dimana pada program tersebut terdapat kegiatan pengentasan kemiskinan.

Hasil analisis regresi linear sederhana yang dilanjutkan dengan pengujian hipotesis uji t dengan tingkat kesalahan � = 5%. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa  tidak terjadi hubungan yang signifikan antara Dana Desa dengan penurunan KK miskin atau peningkatan jumlah dana desa tidak diiringi dengan penurunan angka kemiskinan.

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2018.

Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masayarakat Desa Kemendes RI. 2018, Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Desa Tahun 2018 untuk Padat Karya Tunai, Jakarta.

Ginanjar Kartasamita, 1997, Kemiskinan, Jakarta, Balai Pustaka

Muta’Ali Lutfi, 2016, Pengembangan Wilayah Pedesaan (Perspektif keruangan),Badan Penerbit Fakultas Geografi (BPFG) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Mardikanto Totok dan Soebianto Poewoko, 2013, Pemberdayaan Masyarakat Dalam perspektif kebijakan publik, Alfabeta, Jakarta

Setianingsih Irma, 2016. Journal Kontribusi Dana Desa Dalam menurunkan angka kemiskinan di Kab. Melawi Prov. Kalimantan Barat. Hhh/Penelitian 9620 Thesis/ diakses pada tgl 23 Oktober 2019.

Rusida Yulianti, 2014, pengukuran kemiskinan sebuah pendekatan ekonomi, kependidikan.lipi.go.id,19 Mei 2019. 22.23 am.

Zulkarnaen, W., & Sofyan, Y. (2018). Pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi Terhadap Keinginan Berpindah Karyawan PT. Delami Garmen Kota Bandung. Widya Cipta, 2(2), 183–192
Published
2020-06-14
How to Cite
Gusti, Y., Agustar, A., & Osmet, O. (2020). PEMANFAATAN DANA DESA DAN KAITANNYA DENGAN PENGENTASAN KEMISKINAN DI KABUPATEN PESISIR SELATAN. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi), 4(2), 265-285. Retrieved from http://journal.stiemb.ac.id/index.php/mea/article/view/379